Jumat, 31 Agustus 2018

Sukanto Tanoto Sukses Menjadi Perintis di Industri Kehutahan di Indonesia


Blog 101 Inspirasi - Sebelum kami akan membahas lebih jauh lagi mengenai kisah Sukanto Tanoto saat menjadi perintis di industri kehutanan di Indonesia yang sukses, ada baiknya kita ketahui terlebih dulu kisah awal sebelum akhirnya Sukanto Tanoto mendapatkan kesuksesan yang luar biasa tersebut. 

Perlu untuk kita tahu bersama, bahwa pada dasarnya miliuner muda saat ini memang sudah semakin mudah dijumpai di dunia modern seperti sekarang. Mereka mendadak jadi orang yang super duper kaya sebab ledakan bisnis di dunia teknologi digital. So, siapa pun Anda pastinya akan tertarik untuk ikuti jejak langkah mereka. Akan tetapi, semua yang serba dadakan malah diidentikan dengan kegagalan yang mendadak pula. Sebaiknya mengekor cara pebisnis kawakan seperti Sukanto Tanoto dalam menjalankan bisnis – bisnisnya. 

Alasannya tak lain adalah dikarenakan sesuatu yang instan masih belum tentu bisa berujung bagus. Seseorang bisa memiliki banyak uang, akan tetapi ia masih belum tentu bisa mempertahankannya. Bahkan tidak sedikit pula yang kaget dengan perubahan dalam kehidupannya yang drastis, sehingga terjebak pada hal – hal yang negatif. Oleh karenanya, sebuah pengalaman panjang para pebisnis papan atas yang sudah kenyang hadapi naik turunnya dunia bisnis harus dicontoh. 

Sekadar informasi saja, bahwa Sukanto Tanoto ini adalah pebisnis yang lahir dari keluarga sederhana tahun 1949 di Belawan. Ia mampu mendirikan Royal Golden Eagle (RGE), dan kini perusahaannya tersebut sudah membuka lapangan pekerjaan untuk lebih dari 60 ribu orang. Tak hanya di indonesia, sebagai korporasi skala internasional, RGE juga beroperasi di Malaysia, Singapura, Kanada, Filipina, Brazil, Finlandia, dan Tiongkok. Ya, Sukanto Tanoto memang bukan anak orang berada. Ia bahkan dengan terpaksa harus putus sebab sekolahnya yang ditutup dan ayahnya kala itu masih berstatus warga negara asing. 

Tidak lama berselang, ayahnya jatuh sakit. Kondisi tersebut pada akhirnya buat dirinya yang baru berusia sekitar 17 tahun harus mengambil alih tanggung jawab, serta mengelola usaha keluarga. Berawal dari sinilah petualangan bisnis Sukanto dimulai hingga akhirnya ia bisa mendapatkan kesuksesan dengan mengembangkan bisnis grup Royal Golden Eagle.

Sukanto Tanoto Sukses Menjadi Perintis di Industri Kehutanan di Indonesia
 
Terbilang cukup sukses dalam mengembangkan bisnis di industri kayu lapis melalui Royal Golden Eagle membuat Sukanto Tanoto ternyata tidak membuatnya berpuas diri. Hal ini juga yang ia sarankan kepada para pebisnis lain agar jangan pernah mau berpuas diri. Ada satu trik yang Sukanto ajarkan untuk kembangkan aset, yakni dengan memperbanyak bisnis. Yang demikian tersebut mirip sekaali dengan petatah yang mengatakan bahwa jangan pernah menaruh telur dalam keranjang yang sama, agar saat terjatuh tidak semua telur pecah. 

Sukanto Tanoto pada akhirnya mencoba menerjuni industri kelapa sawit. Ia tergerak pasca melihat ada banyaknya perkebunan kelapa sawit di Malaysia. Ia cari tahu produk apa saja yang bisa dihasilkan dari industri tersebut. Ternyata hasil dari minyak sawit sangat variatif. Sukanto Tanoto yakin betul bahwa kelapa sawit nanti akan jadi produk yang banyak dibutuhkan orang, sehingga ia dengan segera melakukan diverifikasi bisnis dengan mendirikan sebuah pabrik dan buat perkebunan kelapa sawit. 

Tidak jauh berbeda seperti kayu lapis, industri perkebunan kelapa sawit juga membutuhkan waktu yang cukup panjang. Hasilnya tak bisa dipetik dengan cepat, sebab harus menanam pohonnya terlebih dulu. Tetapi, saat masa panen tiba, hasilnya memuaskan. Kisah yang sama akhirnya menjadikan Sukanto terus berupaya dalam mengembangkan beragam bisnis RGE. Perusahaannya kini juga telah menerjuni industri pulp and paper, energi, dan serat viscose.


EmoticonEmoticon