Jumat, 21 September 2018

Alasan Pentingnya Melakukan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak


Blog 101 Inspirasi - Stimulasi tumbuh kembang anak penting untuk dijadikan perhatian oleh para orang tua. Hal ini mengingat merawat dan mendidik anak hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup. Ya, masa kecil anak tak akan terulang kembali karena seiring waktu anak terus tumbuh dan berkembang. Itu artinya, Anda harus senantiasa memiliki kebersamaan yang intens dengan si kecil agar bisa menyaksikan serta mendampingi tumbuh kembang anak.

Stimulus itu sendiri merupakan suatu rangsangan yang diberikan kepada anak. Ketika anak diberi stimulus yang positif secara berulang, maka ini dapat membantu mengoptimalkan daya tumbuh kembang si kecil. Singkatnya, salah satu hasil dari pemberian stimulus ini adalah anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan mandiri.  

Pentingkah melakukan stimulus tumbuh kembang anak?
Apabila setiap orang tua mengetahui manfaat dari pemberian stimulus pada anak, sepertinya tidak akan ada orang tua yang mau melewatkan kebersamaan dengan si kecil. Apa lagi setiap anak memang mempunyai kecerdasan yang beragam dan untuk memaksimalkannya haruslah diberi stimulus yang tepat. Lantas apa saja sih alasan dari diharuskannya memberikan stimulasi tumbuh kembang anak tersebut? Berikut ulasannya.

1. Mengoptimalkan alat indera
Alat indera si kecil bisa distimulasi secara langsung, baik melalui mainan, aktivitas maupun diberikan peralatan yang menarik. Memberikan mainan atau benda ini diharapkan dapat melatih keberanian anak.

Dengan benda atau mainan yang dimilikinya, anak akan belajar mengeksplorasi benda atau mainan yang tengah dipegangnya. Dalam hal ini indera pendengaran, penciuman, penglihatan, rasa hingga sentuhan mulai dilatih. Semakin sering diberi stimulus, maka indera si kecil akan semakin terlatih.

2. Membantu meningkatkan fokus
Anak mulai aktif dan tidak bisa diam? Itu artinya, Anda  bisa mulai memberikan stimulasi multi sensori. Stimulasi ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian, konsentrasi dan fokus anak.

Misalnya, anda bisa memberikan mainan atau buku bergambar dengan warna-warna yang cerah dan menarik. Akan lebih baik jika Anda mendampingi anak sembari membacakan isi buku tersebut agar fokus anak teralihkan pada cerita yang Anda sampaikan.

3. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Mengajak bayi berbicara adalah salah satu hal yang disarankan. Meski anak belum mampu merespon dengan kata-kata, namun anak tetap dapat menangkap apa yang Anda sampaikan. Ketika bayi diajak berkomunikasi, si kecil akan merespon melalui kontak mata, senyum, maupun gerakannya.

Nanti, ketika anak sudah mulai bisa berbicara, maka anak akan lebih mudah mengungkapkan apa yang dirasakannya. Hal ini karena anak terbiasa diajak berkomunikasi sehingga alam bawah sadarnya sudah menyimpan banyak kosa kata.

4. Melatih perkembangan fisik
Bayi yang sering diberi stimulus multi sensori akan familiar dengan aktivitas memegang, meraba hingga bergerak. Nah, aktivitas ini akan membuat si kecil lebih percaya diri untuk bergerak (merangkak, meraih, memegang, dll).

Jika anak tengah belajar merangkak, coba beri stimulus dengan meletakkan mainan favoritnya beberapa langkah dari posisi anak. Perhatikan, anak akan dengan semangat merangkak dan berusaha meraih serta memegang mainan tersebut. 

Banyak sekali manfaat dari pemberian stimulus pada anak. Untuk itu pastikan Anda memberikan stimulasi tumbuh kembang anak dengan tepat. Anak hanya akan menerima informasi dari Anda, orang sekitar dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu selalu ciptakan lingkungan yang positif untuk anak agar anak dapat tumbuh dengan baik, sehat dan cerdas. Selalu ingat bahwa masa kecil anak tidak akan terulang kembali, jadi manfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya melalui pemberian stimulasi yang tepat ya.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon